You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
BPBD Diminta Optimalkan KSB Selama Musim Hujan
photo Adriana Megawati - Beritajakarta.id

BPBD Diminta Optimalkan Kampung Siaga Bencana

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengoptimalkan Kampung Siaga Bencana (KSB) di Ibukota.

Di setiap kelurahan kan ada KSB. Itu dioptimalkan

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Abdul Azis Muslim menilai, KSB perlu dioptimalkan saat musim hujan yang tengah berlangsung saat ini.

"Di setiap kelurahan kan ada KSB. Itu dioptimalkan untuk memonitor kondisi wilayah sepanjang musim hujan seperti saat ini," ujarnya, Jumat (1/2).

Kampung Siaga Bencana di Petamburan Kembali Diaktifkan

Azis juga mendorong BPBD DKI Jakarta untuk memetakan lebih detail daerah-daerah yang rawan bencana. Hal ini diperlukan agar penanganan bencana dapat lebih cepat dan tanggap.

"BPBD juga harus ada peta-peta rawan bencana. Titiknya di mana saja. Itu untuk memudahkan kita memberikan pertolongan," katanya.

Hal senada juga diungkapkan anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta lainnya, Darussalam. Menurutnya BPBD juga perlu meningkatkan sinergitas dengan Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk menerima informasi terkini terkait perubahan cuaca.

"Kerja sama dengan BMKG harus ditingkatkan. Sehingga informasi yang masuk bisa disampaikan langsung ke warga," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1182 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1155 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye939 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye921 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye843 personBudhi Firmansyah Surapati